Buku Kain / Buku Bantal / Soft Book “ALAT TRANSPORTASI”
Rp.47.000
Bahan: polyester dengan busa yang lembut dan empuk.

Ukuran: 25 x 18 cm, 4 halaman isi + 2 halaman sampul
Ih… ini buku kain alias softbook yang keren bener…

Buku untuk bayi yang memperkenalkan berbagai macam Alat transportasi dalam bentuk ilustrasi yang sangat menarik.
Kerennya, ilustrasi mobil  dan lainnya bisa digerakkan maju mundur ! 

Keren kaan… Jadi, aktifitas membaca buku bersama sikecil makin seruuu
Oh iya…

Di BUKU KAIN – ALAT TRANSPORTASI ini, berisi 4 jenis alat transportasi, yaitu mobil, kereta, pesawat dan kapal laut. Hohohoooo… asyiiiik
Dan karena ukuran Buku Bantal ini cukup lebar dan mirip seperti bantal, tentu BUKU BANTAL – ALAT TRANSPORTASI ini bisa dijadikan bantal beneran. Kan empuk juga tuh.. Hmmm… memang sih banyak buku berbahan kertas yang menyajikan alat transportasi juga. Tapi buku berbahan kain ini istimewa.

Istimewa ?

Iya… istimewanya, buku ini bisa dicuci, jadi terjaga kebersihannya alias HIGIENIS.

Bahannya tak bisa koyak, sehingga AMAN jika sikecil mulai suka memasukkan apapun yg ditemuinya kedalam mulut.
Bisa order in English / Malay version
Worldwide shipping
Yuk kunjungi juga 

website : http://www.MomsAndChildren.com

Blog : http://www.MomsAndChildren.wordpress.com

Blog : http://www.MomsAndChildren.blogspot.com

http://www.Tokopedia.com/MomsAndChildren

Www.Shopee.co.id/MomsAndChildren1
Sosmed:

Instagram : @MomsAndChildren

Twitter : @MomsAndChildren

Facebook page : @MomsAndChildren

Tumblr : @MomsAndChildren

Pinterest : @MomsAndChildren
Contact us :

Line@ : @MomsAndChildren

whatsapp : 083897632306

#Softbook #BukuKain #BukuBayi #BukuKainBayi #BukuBantal #BukuBantalBayi #Clothbooks #BukuCerita #BukuUntukBayi #BukuAnak #Mainan #MainanAnak #MainanBayi #MainanAnakBayi #MainanUntukBayi #MainanEdukasi #MainanEdukatif #TokoMainan #JualMainan #JualMainanBayi #MaC_Softbook

Advertisements

Yuk… Jadi Bangsa yang kreatif

Prof. Ng Aik Kwang dari University of Queensland, dalam bukunya “Why Asians Are Less Creative Than Westerners” (2001) yang dianggap kontroversial tapi ternyata menjadi “best seller”. (www.idearesort.com/trainers/T01.p) mengemukakan beberapa hal ttg bangsa-bangsa Asia yang telah membuka mata dan pikiran banyak orang:

1. Bagi kebanyakan org Asia, dlm budaya mereka, ukuran sukses dalam hidup adalah banyaknya materi yang dimiliki (rumah, mobil, uang dan harta lain). Passion (rasa cinta thdp sesuatu) kurang dihargai. Akibatnya, bidang kreatifitas kalah populer oleh profesi dokter, lawyer, dan sejenisnya yang dianggap bisa lebih cepat menjadikan seorang utk memiliki kekayaan banyak.

2. Bagi org Asia, banyaknya kekayaan yg dimiliki lbh dihargai drpd CARA
memperoleh kekayaan tersebut. Tidak heran bila lebih banyak orang menyukai ceritera, novel, sinetron atau film yang bertema orang miskin jadi kaya mendadak karena beruntung menemukan harta karun, atau dijadikan istri oleh pangeran dan sejenis itu. Tidak heran pula bila perilaku koruptif pun ditolerir/ diterima sbg sesuatu yg wajar.

3. Bagi org Asia, pendidikan identik dengan hafalan berbasis “kunci jawaban” bukan pada pengertian. Ujian Nasional, tes masuk PT dll semua berbasis hafalan. Sampai tingkat sarjana, mahasiswa diharuskan hafal rumus2 Imu pastidan ilmu hitung lainnya bukan diarahkan utk memahami kapan dan bagaimana menggunakan rumus rumus tersebut.

4. Karena berbasis hafalan, murid2 di sekolah di Asia dijejali sebanyak mungkin pelajaran. Mereka dididik menjadi “Jack of all trades, but master of
none” (tahu sedikit sedikit ttg banyak hal tapi tidak menguasai apapun).

5. Karena berbasis hafalan, banyak pelajar Asia bisa jadi juara dlm
Olympiade Fisika, dan Matematika. Tapi hampir tidak pernah ada org Asia yang menang Nobel atau hadiah internasional lainnya yg berbasis inovasi dan kreativitas.

6. Orang Asia takut salah (KIASI) dan takut kalah (KIASU). Akibat- nya sifat eksploratif sbg upaya memenuhi rasa penasaran dan keberanian untuk mengambil resiko kurang dihargai.

7. Bagi keanyakan bangsa Asia, bertanya artinya bodoh, makanya rasa penasaran tidak mendapat tempat dalam proses pendidikan di sekolah

8. Karena takut salah dan takut dianggap bodoh, di sekolah atau dalam seminar atau workshop, peserta jarang mau bertanya tetapi stlh sesi berakhir peserta mengerumuni guru / narasumber utk minta penjelasan tambahan.

Dlm bukunya Prof.Ng Aik Kwang menawarkan bbrp solusi sbb:

1. Hargai proses. Hargailah org krn pengabdiannya bukan karena kekayaannya. Percuma bangga naik haji atau membangun mesjid atau pesantren tapi duitnya dari hasil korupsi

2. Hentikan pendidikan berbasis kunci jawaban. Biarkan murid memahami bidang yang paling disukainya

3. Jangan jejali murid dgn banyak hafalan, apalagi matematika. Untuk apa diciptakan kalkulator kalau jawaban utk X x Y harus dihapalkan? Biarkan murid memilih sedikit mata pelajaran tapi benar2 dikuasainya

4. Biarkan anak memilih profesi berdasarkan PASSION (rasa cinta) nya pada bidang itu, bukan memaksanya mengambil jurusan atau profesi tertentu yg lebih cepat menghasilkan uang

5. Dasar kreativitas adlh rasa penasaran berani ambil resiko. AYO BERTANYA!

6. Guru adlh fasilitator, bukan dewa yang harus tahu segalanya. Mari akui dgn bangga kl KT TDK TAU!

7. Passion manusia adalah anugerah Tuhan..sebagai orang tua kita
bertanggung-jawab untuk mengarahkan anak kita untuk menemukan passionnya dan mensupportnya.

Mudah2an dengan begitu, kita bisa memiliki anak-anak  dan cucu yang kreatif, inovatif tapi juga memiliki integritas dan idealisme tinggi tanpa korupsi.

Sumber: 

image

Kiriman dari seorang ibu…

Tips Memilih Mainan Anak Sesuai Usia – Part 8 (Usia 5 Tahun)

USIA 5 TAHUN. 
Kini ia suka sekali dengan angka dan jumlah. Jemari tangan dan kakinya dihitung juga jumlah benda-benda yang ia temui. Ia pun mampu mengemukakan alasan dan konsekuensi dari sesuatu yang dikerjakan. Perkembangan motorik pada usia ini menjadi lebih halus dan lebih terkoordinasi. Ia sudah terampil berlari dan melompat dan mampu menjaga keseimbangan badannya.Sedangkan kemampuan motorik halusnya berupa mampu mengikat tali sepatu dan menggambar bentuk-bentuk benda sederhana. Selain itu, perkembangan yang paling terlihat adalah senang ngobrol dengan orang dewasa dan dengan teman, serta mulai membentuk peer group atas dasar punya minat yang sama. 
Jenis permainan:
• Permainan papan seperti monopoli, ular tangga, dsb.
• Jam mainan dari kayu untuk belajar mengenali waktu (My First Clock).
• Puzzle yang lebih rumit karena anak mulai suka tantangan baru.
• Block set sejenis Lego : untuk melatih motorik halusnya dan mengembangkan kreatifitas anak.
• Mobil-mobilan dengan remote control untuk belajar mengendalikan gerak.
• Mainan Lilin seperti PlayDoh tetap jadi favorit!!

Tips Memilih Maianan Anak Sesuai Usia – Part 7 (Usia 4 Tahun)

4 TAHUN. 
Cara berpikir mereka sudah bersifat strategis. Mainan-mainan yang bertema seperti dinosaurus, kitchen set, permainan bajak laut, boneka dengan aksesori, semua permainan pura-pura yang membuat mereka dapat berimajinasi dan mengatur strategi. Misalnya imajinasi menata ruang. Di mana meletakkan meja, kursi dan sebagainya.
Jenis permainan:
•  Magnetic Book, buku dgn berbagai tempelan magnet sehingga ia dapat membuat cerita sendiri.
• FingerPuppet, jika dulu dia hanya melihat dan menikmati cerita, kini dia yang jadi dalangnya!
• Puzzle. Diusia ini anak senang sekali jk bisa menyusun puzzle!
• Perlengkapan Dokter, perlengkapan Masak dll. Diusia ini anak masih suka bermain peran lho. Bahkan hingga 5 tahun!

Tips Memilih Mainan Anak Sesuai Usia – Part 6 ( Usia 3 Tahun)

USIA 3 TAHUN
Di usia ini kontrol terhadap mata dan gerakan tangan sudah jauh membaik.
Tiga tahun adalah usia anak senang mengamati dan meniru. Mereka sudah lancar bicara dengan kalimat panjang dan dapat mengekspresikan emosinya. Itu sebabnya si 3 tahun senang meniru aktivitas Anda.
Sedangkan   kemampuan motoriknya, umumnya sudah lincah berlari, memanjat, melompat dan berputar-putar.
Jenis permainan:
• Permainan lempar-tangkap bola.
• Mainan konstruksi, seperti balok lego yg agak besar.
• Puzzle yang sedikit lebih rumit.
• Mainan lilin, seperti play doh.
• Bermain pasir menyusun istana pasir juga seruuu..
• Menggambar atau mewarnai dgn cat air juga sudah bisa dicoba. atau bisa menggunakan wii wash.

Tips Memilih Mainan Anak Sesuai Usia – Part 5 (Usia 2 Tahun)

USIA 2 TAHUN
Ini dia masa penuh enerji! Ia tak kenal lelah dan selalu sibuk. Lancar berlari, memanjat kursi, melangkah mundur tanpa ragu, melangkah ke samping dan melompat setinggi 5 cm. Dengan kemampuan berjalannya dia akan mengeksplor bagian-bagian rumah, hilir mudik ke berbagai ruangan.
Sebentar lagi dia bisa berjalan jinjit, berdiri dengan satu kaki untuk beberapa saat dan kakinya sudah mampu menendang bola.
Di sisi lain, kosa katanya makin banyak dengan pengucapan yang jelas mendorongnya ikut-ikutan menyanyi.
Sementara kemampuan grafomotornya mulai berkembang ditandai dengan senang mencoret-coret.
Balok hasil susunannya bertambah tinggi, dan sudah bisa membolak balik halaman buku. 
Jenis mainan: 
• Bola. Berbagai ukuran dan warna.
• Aquadoodle, playmat untuk menggambar, dengan spidol air.
• Kertas dan crayon
• Buku audio, yang dapat mengeluarkan suara.
• Puzzle yg tidak lebih dari 10-15 keping.
• Boneka atau handpuppet untuk merangsang imajinasinya.
• Mobil-mobilan untuk melatih koordinasi mata tangan.
• Mainan balok atau blockset ukuran besar
• Perlengkapan perkakas tukang, peralatan minum teh atau memasak, telefon mainan dll, pas untuk hobby barunya bermain peran (play pretend)

Tips Memilih Mainan Anak Sesuai Usia – Part 4 ( Usia 1 tahun)

Jika di bagian sebelumnya sudah dibahas tentang tips mainan bayi hingga usia 1 tahun, naaaah… ini juga bisa jadi panduan buat beli kado ultah anak umur 1 tahun lho

USIA 1 Tahun
Tonggak perkembangan paling nyata adalah balita sudah mampu berjalan tanpa bantuan. Dia tak bosan bereksplorasi ke seluruh penjuru ruangan. Jago melangkah maju, tapi berjalan mundur tanpa berpegangan masih oleng.Block-Chocho-Train-Mainan-Balok-Susun-Melatih-motorik-halus
Si 1 tahun juga sudah dapat menarik mainan atau mengangkat mainan sambil berjalan. Masing-masing tangan bisa memegang benda serta mampu memindahkan benda dari satu tangan ke tangan satu lagi. Hobi barunya sekarang adalah melempar, memasukkan benda ke dalam kotak dan mengeluarkannya lagi. Maka kini ia mulai belajar menyusun balok, main dorong dan tarik benda, serta senang dengan mainan yang dapat bergerak dan  berbunyi.
Di usia ini si kecil mulai mengesplorasi lingkunganya, rasa keingintahuannya sangat besar dan selalu mencoba mempelajari hal baru setiap ada kesempatan.
Jenis mainan:
• Menyusun balok. Balok-balok berukuran besar dengan warna yg cukup cerah.
Buku kain My Book : melatih motorik halus anak, dgn belajar menarik zipperMy-Book-Melatih-Motorik-Halus-Memasang-Kancing-Ziper-tali-sepatu
Buku-buku tentang binatang, kendaraan, bentuk, dll
• Mainan bertema binatang, buah, warna, bentuk dan anggota tubuh.
• Mainan yg bisa didorong dan ditarik : melatih dan mendorong kamampuan berjalannya
Piano kecil : untuk merangsang motorik halusnya dan merangsang kemampuan bermusiknya.
menggunakan mainan tersebut.
• Rumah-rumahan yang dapat dimasuki dalamnya. Mainan ini dapat membantu perkembangan fisik karena anak akan merangkak dan berjalan, sambil merangsang rasa keingintahuannya.
• Mobil-mobilan, kereta, atau sejenisnya yang dapat dinaiki dan digerakan dengan kaki (bukan dengan mesin). Mainan jenis ini dapat membantu perkembangan fisik anak karena menggunakan kaki untuk menggerakan mainan tersebut. Dipandu oleh orang tua, ia akan belajar kata-kata baru misalnya “stop”, “jalan”, “berbelok”, “kiri”, dan “kanan”. Mainan anak 1 tahun ini dapat memuaskan rasa keingintahuan anak karena ia dapat berpetualang dengan mudahnya berkeliling rumah menggunakan mainan tersebut.

Previous 》》
Mainan Anak Usia 0-6 bulan.
Mainan Anak Usia 6-9 bulan.
Mainan Anak Usia 9-12 bulan.

 Next 》》
Mainan Anak Usia 2 tahun.
Mainan Anak Usia 3 tahun.
Mainan Anak Usia 4 tahun.
Mainan Anak Usia 5 tahun.

Tips Memilih Mainan Anak sesuai Usia. Part 3. (Usia 9-12 bulan)

Sangat penting untuk mengetahui tahap perkembangan bayi / anak, agar kita bisa memberikan mainan yang tepat untuk mendukung tumbuh kembangnya.

USIA 9-12 bulan. Boardbook-Baby-animal-Buku-Karton-Mengenal-Binatang
Ia sudah lebih bebas bergerak-merangkak, berpegang pada meja, atau berjalan tertatih-tatih.
Bila diberi satu benda sementara tangannya masih memegang benda lain, maka benda yang ia pegang akan dilepaskan dan ia akan meraih benda yang baru itu.
Mulai dapat membuka-buka buku berlembar tebal. Mulai mencoret dan tertarik mencocokkan benda yang berpasangan. Mengunakan benda sebagai alat untuk mendapatkan benda lain, misal garpu untuk mengambil telur di piringnya. Terbiasa dengan suara yang didengarnya sehari-hari.
Dan yang penting non-toksik. Karena ia berada pada fase oral, ia akan memasukkan apa saja ke mulutnya untuk mengenali dunia sekitarnya.
Jenis mainan:
• Puzzle atau shape shorter: mengajarkan konsep mencocokkan benda.

Puzzle itu banyak manfaatnya lho... Mulai dengan yang berbentuk sederhana ya mom...

Puzzle itu banyak manfaatnya lho… Mulai dengan yang berbentuk sederhana ya mom…

• Mainan yang didorong: membantunya berani melangkah.
• Bola: melatih koordinasi kaki dan mata dengan menendangnya.
Telepon mainan dengan tombol berbunyi: melatih berinteraksi.
Boardbook : Buku berbahan karton tebal yang penuh gambar menarik.

Previous 》》
Mainan Anak Usia 0-6 bulan.
Mainan Anak Usia 6-9 bulan.

Next 》》
Mainan Anak Usia 1 tahun.
Mainan Anak Usia 2 tahun.
Mainan Anak Usia 3 tahun.
Mainan Anak Usia 4 tahun.
Mainan Anak Usia 5 tahun.

Tips Memilih Mainan Anak Sesuai Usia. Part 1 (Usia 0-6 Bulan)

“Tak hanya menghibur, mainan yang baik juga mencerdaskan anak”.

Pilihkan anak mainan yang tak hanya menghibur, tapi juga membantunya berimajinasi, memecahkan masalah, dan membantu perkembangan motoriknya. Berikut panduan memilih beberapa jenis mainan sesuai usia anak.

USIA 0-3 BULAN.
Pada dasarnya Bayi usia ini belum memerlukan mainan. Mainan terbaik untuk new born baby hanyalah belaian, dekapan dan suara ibunya.
Pada awal kehidupannya, fungsi mata bayi belum sempurna. Ia hanya dapat melihat hitam putih dengan jarak pandang sekitar 10-25 cm ketika berusia 0 – 1 bulan. Memasuki bulan ke2, jarak pandangnya bertambah jauh. Cobalah memperlihatkan gambar atau pola hitam putih yang kontras. Ia akan memperhatikannya dan tertarik dengan gambar tersebut.
Ia juga mulai senang dengan mainan yang digantung. Cobalah gerakan atau geser mainan itu perlahan, dan amati apakah mata bayi sudah dapat mengikuti arah gerakan.
Sesekali boleh juga dirangsang dengan mainan berwarna cerah atau musik-musik lembut.

USIA 3-6 BULAN

Kubus-Meraba Merangsang Indera peraba, pendengaran, penglihatan

Kubus-Meraba Merangsang Indera peraba, pendengaran, penglihatan

Naah… diusia ini bayi sudah mulai diajak bermain. Bayi sudah bisa melihat. Kelima inderanya sudah mulai berkembang. Bayi dengansudah bisa diajak  permainan cilukba, permainan melihat wajah di cermin, dan dirangsang tengkurap atau telentang bolak-balik.
Jenis mainan:
Bathbook / bath toys krn di usia ini anak mulai suka mandi, orangtua bisa memberikannya mainan yang bisa mengapung untuk menemani aktivitas tersebut.
Teether untuk merangsang pertumbuhan giginya.
Kubus Meraba, Mengenal Binatang : merangsang indera penglihatan, pendengaran dan peraba.
• Boneka yang berbunyi.
Mainan dengan tombol yang bisa ditekan atau bertekstur untuk merangsang kemampuan motoriknya.White-Rabbt-Music-toys

Next 》》
Mainan untuk anak usia 6-9 bulan.
Mainan untuk anak usia 9-12 bulan.
Mainan untuk anak usia 1 tahun
Mainan untuk anak usia 2 tahun
Mainan untuk anak usia 3 tahun
Mainan untuk anak usia 4 tahun
Mainan untuk anak usia 5 tahun

*dari berbagai sumber, termasuk dari AyahBunda.co.id dan TheAsianParent.com

Tips Memilih Mainan Anak Sesuai Usia. Part 2 (Usia 6-9 bulan)

Berikan mainan sesuai usia anak. Mainan yang terlalu rumit misalnya, akan membuat anak jadi lebih cepat frustasi, marah dan lelah.

USIA 6-9 bulan.
Makin asyik bereksplorasi dengan mainan, terutama yang mengeluarkan bunyi. Lebih terampil menggenggam, menyusun balok di atas balok lain (meski masih canggung)dan mengguncang-guncang benda yang digenggamnya. Mulai dapat membedakan ekspresi pada wajah orang lain. Bisa fokus pada benda berjarak 1 meter. Mampu mengingat jangka pendek pada obyek permanent (benda tetap ada sekalipun tidak terlihat atau disembunyikan).
Melalui mainan, anak diajak berkomunikasi yang akan merangsang kemampuannya berbahasa dan mengekspresikan diri.
Optimalkan dengan:Soft-Toys-Kubus-angka-number-1-9
• Bola: mengasah koordinasi gerak tangan dan kaki.
• Wadah plastik: metode mengajarkan konsep spasial sederhana (isi-kosong) dan konsep ruang.
Balok: mengajarkan konsep bentuk, ukuran, berat dan ragam benda.
• Alat musik mainan: belajar konsep sebab-akibat sederhana dari bunyi yang terdengar dari sumber bunyi.
Boneka tangan: mendengarkan cerita untuk mengembangkan imajinasinya
Buku Kain: merangsang keingintahuannya pada buku.Buku-Kain-Bermain-Bersama-Hewan-di-Pohon
• Mobil-mobilan atau mainan yang bergerak: untuk merangsang kemampuan motoriknya.

Previous 》》
Mainan Anak Usia 0-6 bulan.

Next 》》
Mainan Anak Usia 9-12 bulan.
Mainan Anak Usia 1 tahun.
Mainan Anak Usia 2 tahun.
Mainan Anak Usia 3 tahun.
Mainan Anak Usia 4 tahun.
Mainan Anak Usia 5 tahun.