Tips Memilih Mainan Anak Sesuai Usia. Part 2 (Usia 6-9 bulan)

Berikan mainan sesuai usia anak. Mainan yang terlalu rumit misalnya, akan membuat anak jadi lebih cepat frustasi, marah dan lelah.

USIA 6-9 bulan.
Makin asyik bereksplorasi dengan mainan, terutama yang mengeluarkan bunyi. Lebih terampil menggenggam, menyusun balok di atas balok lain (meski masih canggung)dan mengguncang-guncang benda yang digenggamnya. Mulai dapat membedakan ekspresi pada wajah orang lain. Bisa fokus pada benda berjarak 1 meter. Mampu mengingat jangka pendek pada obyek permanent (benda tetap ada sekalipun tidak terlihat atau disembunyikan).
Melalui mainan, anak diajak berkomunikasi yang akan merangsang kemampuannya berbahasa dan mengekspresikan diri.
Optimalkan dengan:Soft-Toys-Kubus-angka-number-1-9
• Bola: mengasah koordinasi gerak tangan dan kaki.
• Wadah plastik: metode mengajarkan konsep spasial sederhana (isi-kosong) dan konsep ruang.
Balok: mengajarkan konsep bentuk, ukuran, berat dan ragam benda.
• Alat musik mainan: belajar konsep sebab-akibat sederhana dari bunyi yang terdengar dari sumber bunyi.
Boneka tangan: mendengarkan cerita untuk mengembangkan imajinasinya
Buku Kain: merangsang keingintahuannya pada buku.Buku-Kain-Bermain-Bersama-Hewan-di-Pohon
• Mobil-mobilan atau mainan yang bergerak: untuk merangsang kemampuan motoriknya.

Previous 》》
Mainan Anak Usia 0-6 bulan.

Next 》》
Mainan Anak Usia 9-12 bulan.
Mainan Anak Usia 1 tahun.
Mainan Anak Usia 2 tahun.
Mainan Anak Usia 3 tahun.
Mainan Anak Usia 4 tahun.
Mainan Anak Usia 5 tahun.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s